بسم الله الحمٰن الرحيمPada Hari ini Selasa 5 Syawwal 1447 H / 24 Maret 2026 M, Tepatnya Setelah Shalat Maghrib di Masjid Ibnu Ubaid kota Makkah. Alhamdulillah sebuah kenikmatan besar Yang Allah berikan kepada kami Rombongan Jama'ah Umrah dari Indonesia bisa berjumpa dengan Salah seorang Ulama yang merupakan Murid Senior dari Al Imam Robi' Bin Hadi Al Madhkali Rahimahullahu, Yakni Asy Syaikh Ahmad Zahroni HafizhahullahuDalam pertemuan yang singkat tersebut Beliau Memberikan Nasehat yang ringkas Namun Padat dan sarat dengan Ilmu. Sebelumnya Beliau mengucapkan Rasa Syukur kepada Allah Azza wajalla karena kita telah menyelesaikan Ibadah Yang mulia di bulan ramadhan kemudian beliau mendoakan kita semua Agar amalan ibadah kita diterima oleh Allah.
Kemudian Diantara Nasehat Beliau adalah : - Hendaknyalah Kalian Berpegang Teguh dengan Al-Quran dan Sunnah dengan Pemahaman Salaf, karena itulah Sebab keselamatan dunia dan Akhirat.- Hendaknya Ucapan Kalian selalu di atas Ilmu, demikian Pula Amalan Kalian Hendaknyalah selalu diatas Ilmu, dan selalu menyelaraskan antara ucapan dan Amalan kalian, karena Betapa Banyak orang yang BerIlmu Namun Ucapannya tidak selaras dengan Perbuatannya, Padahal Allah Subhanahu wata'ala Berfirman : كَبُرَ مَقْتًا عِنْدَ اللَّهِ أَنْ تَقُولُوا مَا لا تَفْعَلُونَSangat besarlah kemurkaan di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan.” (Qs : As Shaf ayat 3)Semua itu kita lakukan agar Selalu berada diatas Jalan yang Lurus, Bukan Jalannya orang Yahudi yang Ber Ilmu tapi Tidak beramal, Bukan Pula Jalannya orang Nashrani yang Beramal Namun Tidak diatas ilmu, sebagaimana Yang Terkandung Dalam Surah Yang biasa Kita Baca, yakni Surah Al Fatihah. Surah Alfatihah jika betul-betul kita pelajari dan Fahami kandungannya dari penjelasan para Ulama, maka Niscaya seluruh perkara dalam Agama ini akan Kita Fahami, karena Didalam Surah Al Fathihah terdapat Penjelasan mengenai Keikhlasan, Aqidah, adab, amar makruf nahi munkar, Bantahan terhadap Ahlul bid'ah dan Kesesatan.- Nasehat Selanjutnya : Hendaknyalah Kalian selalu Kembali kepada Orang yang Berilmu diantara Kalian dalam setiap Permasalahan yang ada, Ambillah Ilmu Kepada Asatidzah yang ada di Negeri kalian yang ma'ruf dengan Ilmu dan manhaj salaf (Diantara yang beliau sebutkan namanya Al Ustadz Usamah Mahri, Al Ustadz Abdusshomad Bawazier, Al Ustadz Umar As sewed, Al Ustadz Qomar Suaidi, dan Asatidzah yang bersama mereka Hafizhahumullahu Jami'an) jangan Mendengar orang-orang yang membicarakan/mengritik mereka dari manapun itu jika kritikannya tidak dibangun di atas Ilmu dan dalil, seandinyapun Jika yang Mengritik punya Dalil Maka Hadapkanlah Kritikannya itu kepada Masyaikh kibar Yang ada dan biarkan Masyaikh yang Memutuskan dengan ilmu, jika memang Dia salah berdasarkan Dalil yang ada maka hendaknya dia Ruju' kepada Kebenaran, namun Jika Kritikannya tidak Benar Maka Berpegang Tegulah Terus diatas kebenaran Bersama Mereka. Namun ingat, Jangan pula Kalian Ta'assub dan Taqlid Kepada mereka tapi Hendaklah Kalian mengikuti mereka diatas dalil dan Hujjah.Konsistenlah Belajar kepada Guru-Guru kalian yang Ma'ruf dengan Ilmu dan manhaj Salaf. Belajarlah dengan Bertahap dan bersabar dengan Guru yang mengetahui Perkembangan dan kadar kemampuanmu, jangan Berpindah-pindah Guru sehingga Engkau tidak terbentuk, Sebagaimana Seorang anak akan terbentuk dengan pemeliharaan Ibunya, ibumu akan Memperhatikan Kebutuhan gizimu, makananmu, kesehatanmu, dan selainnya sehingga seorang Anak akan tumbuh dengan mapan dengan Pemeliharaan ibunya. maka demikian pula Ilmu jika Diambil secara konsisten dari Gurumu yang ma'ruf dengan Ilmu dan manhaj salaf niscaya Dirimu akan terbentuk diatas Ilmu, Adab, Al-Qur'an dan Sunnah.
Sisihkan dan aturlah Waktumu untuk mempelajari Kitab-kitab Para Ulama yang sangat Banyak, seperti Karya Syaikh Albani, Al Fauzan, Bin baz, Robi' bin Hadi, Muqbil al wad'ie, dll, Karena dengan mempelajari kitab-kitab mereka kalian akan Mendapatkan banyak Faidah dari sekian banyak Cabang-cabang ilmu Agama ini.Setelah Beliau Memberikan Nasehat, Beliau Menutup dengan Bertanya kepada Para Ikhwah yang Hadir dengan 2 Pertanyaan yang Membuka Wawasan dan Fikiran kita agar kita betul-betul Konsisten diatas al Qur'an dan Sunnah, tidak membebek kepada siapapun. Tidak kepada Beliau, tidak kepada ustadz Mukhtar dan tidak pula kepada Ustadz Shodiqun yang ada di majelis tersebut,
- Pertanyaan pertama : Sebutkan Satu Kata di Dalam Agama Islam ini yang Menjadi Penentu diterimanya Amalan Seorang Hamba, Jika Ini tidak ada maka Semua Amalan akan Rusak dan Tertolak, Jawabannya Terdiri dari 5 Huruf yang diawali dengan Alif dan di Akhiri dengan huruf 'Ain : jawabannya adalah (أتبع) ITTIBA'- Pertanyaan Ke dua : Sebutkan satu kata yang terdiri dari 3 Huruf yang di awali dengan alif (أ) dan diakhiri dengan (ب) yang Mana jika ini Tidak ada maka Ilmu tidak akan bermanfaat. Dan jawabannya adalah : أدب (Adab)Dari jawaban pertanyaan beliau sebenarnya mengajak kepada kita untuk Berfikir Bahwa Sebanyak apapun amalan yang kita lakukan, walaupun Ikhlas karena Allah semata namun Jika tidak di bangun diatas ITTIBA' (Mencontoh Nabi) maka amalan Tersebut tidak akan Bermanfaat dan tidak akan diterima Oleh Allah Subhanahu wata'ala.
Demikian pula Jawaban pertanyaan kedua, akan Membawa kita untuk Berpikir Bahwa Sebanyak apapun Ilmu yang kita Punya jika tidak Dibarengi dengan Adab, maka Ilmu itu tidak akan Membawa Pengaruh dan manfaat kepada diri kita juga kepada orang Lain.Semoga Apa yang Beliau Nasehatkan bermanfaat bagi kita semua, Dan menjadikan sebab kepada kita semua untuk Istiqomah di atas manhaj yang haq ini, aamiin.
⚠️ Faidah Tambahan :Diselah-selah Nasehat yang Beliau sampaikan, tak luput Beliau menegur Ikhwah yang Suka menyimpan Handphone di Saku Baju depan (Sejajar dengan Jantung) Agar tidak Melakukan hal Tersebut, Karena terbukti beliau pernah menasehati seorang jamaah di majelisnya. Namun arahan dari beliau di abaikan, dan Beberapa lama kemudian orang yang di nasehati tersebut datang dan menyampaikan bahwa dia telah melakukan operasi jantung dikarenakan tidak mengindahkan nasehat beliau, Allahulmusta'an
📝 Di Rangkum oleh : Jamaah umrah Ikhwah IndonesiaTurut Hadir dalam Pertemuan tersebut :1. Al Ustadz Abu Nashim Mukhtar 2. Al Ustadz Abu Hamzah Shodiqun Ambon3. Al Ustadz Abu Farhanah Syukran Jeneponto4. Al Ustadz Abu Faqih5. Al Ustadz Zakaria bin Shodiqun Ambon 6. Dan Beberapa Thullab dari Indonesia dan Negara lain yang Turut Hadir, Hafizhahumullahu Jami'an
•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••Ikut membagikan poster/artikel/video ini dengan ikhlas insya Allah mendapatkan pahala, sebagaimana Sabda Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam : "Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. muslim, no. 1893)•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••
Sumber :https://t.me/abuhazim_faris