Fitnah Yaman [STC dan yang bersamanya]
📜 SURAT DARI ASY-SYAIKH ALI AL-HUDZAIFI HAFIZHAHULLAHU TA'ALA KEPADA ASY-SYAIKH ABDULLAH BIN ABDURRAHIM AL-BUKHARY HAFIZHAHULLAHU TA'ALA BAGIAN (5)
✍ Asy-Syaikh Ali Al-Hudzaifi hafizhahullahu ta'ala berkata,
"Apakah semua perkara ini akan dibiarkan begitu saja tanpa penanganan?
Aku memohon kepada Anda untuk menangani masalah-masalah ini, karena jika tidak segera diatasi, hal itu akan menghancurkan dakwah Salafiyah, mencabik-cabiknya, dan membuat musuh-musuh merasa senang di atas penderitaan kita.
DR. ARAFAT AL-MUHAMMADI ADALAH PENYEBAB FITNAH-FITNAH INI
Selama Arafat al-Muhammadi berinteraksi dengan para dai menggunakan cara-cara seperti ini, maka masalah, fitnah, dan perselisihan akan terus ada. Arafat adalah orang yang sangat buruk. Aku berharap Anda bersedia mendengar dari para saksi yang tulus, yang menginginkan kebaikan bagi dakwah Salafiyah. Mereka jauh lebih bersih daripada Arafat al-Muhammadi dalam banyak tingkatan, dan tidak ada permusuhan pribadi antara mereka dengan Arafat.
Seseorang, jika telah masyhur (terkenal) hal-hal buruk darinya, dan berita-berita tentang hal itu telah mutawatir (sampai dari berbagai arah/sumber), maka tidak boleh mengabaikan berita-berita tersebut seolah-olah tidak mendengar atau tidak mengetahui apa pun.
Aku telah mendapati berbagai hal terkait Dr. Arafat al-Muhammadi; di antaranya ada yang aku saksikan sendiri selama mengenalnya, seperti sikap-sikapnya terhadap beberapa partai politik. Selain itu, banyak sekali kabar buruk tentangnya yang disampaikan kepadaku oleh banyak saudara yang mulia dari berbagai negara Arab dan lainnya, yang mana orang yang adil tidak akan sanggup menolaknya. (1)
Semua kabar ini menunjukkan bahwa dia adalah orang yang sangat berbahaya bagi dakwah Salafiyah.
Kabar mengenai kerusakan yang ia perbuat telah mutawatir melalui banyak jalur yang mustahil bagi para pembawanya untuk bersepakat dalam kedustaan. Kabar-kabar ini datang dari Madinah Nabawiyah, Yaman, Bahrain, Mesir, Indonesia, Inggris, dan lainnya. Di sebagian negara yang disebutkan, kabar-kabarnya bersifat mutawatir dan datang dari lebih dari satu tempat. Lantas bagaimana jika kabar-kabar tersebut digabungkan? Jika suatu kabar saja bisa dianggap mutawatir bagi satu orang karena banyaknya jalur, bagaimana jika kabar tersebut mutawatir di kalangan banyak orang yang terpercaya (tsiqah) dan mulia dari berbagai negara? Kabar-kabar seperti ini tidak boleh diabaikan, meskipun seandainya satuan beritanya tidak sah secara mandiri; apalagi jika satuan beritanya sah secara mandiri. Demi Allah, mutawatir-nya kabar ini tidak boleh diabaikan.
Dr. Arafat al-Muhammadi telah memecah belah Salafiyyin di banyak tempat di dunia dengan matanya (pengaruhnya), kezalimannya, dan konspirasinya. Ia menyembunyikan fakta, memberikan rekomendasi (tazkiyah) kepada sebagian ahli bid’ah, merekomendasikan sebagian orang yang menyimpang, menutupi penyimpangan orang lain, serta memerangi para penuntut ilmu yang menentang konspirasinya dengan mengerahkan komplotannya yang bodoh, dan tindakan lainnya.
Konspirasi orang ini sampai pada tahap menyembunyikan sesuatu dari para ulama demi mendapatkan fatwa yang mendukung sebagian partai politik dalam menumpahkan darah orang-orang yang tidak bersalah dan menggulingkan pemerintah. Konspirasinya bahkan sampai membantu pihak-pihak yang menyerukan pemisahan diri (separatisme) di Yaman. Kebusukan apalagi yang lebih besar setelah ini?
Demi Allah, orang ini seharusnya diadili secara adil dan dihukum dengan hukuman yang dapat membuat jera dirinya dan para pengkhianat lain yang serupa dengannya.
Ia telah menipu sebagian pemuda dan melemparkan mereka ke pelukan sebagian partai politik di Yaman, sehingga para pemuda malang itu menjadi tersesat sebagai korban dari orang ini.
➖➖➖
Catatan kaki:
(1) Ini berbeda dengan apa yang kita dengar sebelumnya, di mana kabar-kabar tersebut hanya merujuk pada perselisihan antar pihak. Aku berlindung kepada Allah dari membantu sebuah kezaliman, padahal kami tahu bahwa itu adalah sebuah kezaliman."
👁 45